Tugas IBD 1.4
Tokoh
Wayang
Nakula
Nakula dalam
pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten
(nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat). Ia
merupakan putra keempat Prabu Pandudewanata,
raja negara Hastinapura dengan permaisuri Dewi Madri,
putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati, dari negara Mandaraka. Ia lahir
kembar bersama adiknya, Sahadewa
atau Sadewa.
Nakula juga mempunyai tiga saudara satu ayah, putra Prabu Pandu
dengan Dewi Kunti,
dari negara Mandura bernama Puntadewa (Yudistira),
Bima
alias Werkudara
dan Arjuna.
Nakula mempunyai watak jujur, setia,
taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Ia tinggal
di kesatrian Sawojajar, wilayah negara Amarta. Nakula mempunyai dua orang
istri, yaitu:
- Dewi Sayati puteri Prabu Kridakirata, raja negara Awuawulangit, dan memperoleh dua orang putra masing-masing bernama Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati.
- Dewi Srengganawati, puteri Resi Badawanganala, kura-kura raksasa yang tinggal di sungai Wailu (menurut Purwacarita, Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra alias Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik.
Setelah selesai perang Bharatayuddha,
Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya
kakak ibunya, Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan, Nakula mati moksa
di gunung Himalaya bersama keempat saudaranya.
Komentar
Posting Komentar